Mazmur Doa: 60:14 ‘ Dengan Allah akan kita lakukan perbuatan-perbuatan yang gagah perkasa, Sebab Ia sendiri akan menginjak-injak para lawan kita’.
Pasal 60 dari kitab Mazmur ini ditulis pada masa ketika Israel sedang berada dibawah penghukuman Allah. Musuh Israel digunakan Allah untuk mendisiplinkan Israel supaya bisa belajar kesetiaan. Dalam konteks ini, Raja Daud berteriak minta tolong kepada Allah untuk dapat menolong orang-orang Israel mengalahkan musuh-musuhnya. Daud memahami bahwa kekuatan manusia sendiri saja, tidak akan cukup (60:13 ‘sebab sia-sia penyelamatan dari manusia’). Walaupun demikian Daud tetap percaya pada kuasa Tuhan, ayat 14 ‘dengan Allah akan kita lakukan perbuatan perkasa dan Allah akan menginjak musuh kita’ (makna yang dipersingkat).
Dengan membaca mazmur ini, beberapa diantara saudara mungkin sedang bersiap-siap untuk ‘berperang melawan musuh’ saudara. Walaupun kita menghadapi berbagai oposisi dalam hidup ini atau tantangan yang berupa masalah yang terlalu besar untuk kita hadapi, atau godaan dunia yang selalu membayangi kita sehingga mudah jatuh dalam dosa, semua ini bersisat spiritual yang mungkin telah kita alami bertahun-tahun.
Tentu juga diluar sana kita menghadapi musuh yang real, masyarakat yang semakin hari semakin memusuhi orang-orang untuk mengungkapkan atau mengekspresikan imannya secara bebas, budaya-budaya sekitar yang liberal dan yang membanggakan dosa, sampai kepada para pemimpin keagamaan yang hati dan pikirannya telah berbalik belakang dari iman yang murni, mengajarkan injil yang bukan injil yang murni lagi. Semua musuh kita ini, walaupun mereka tidak menguhunus pedang dan tombak, dapat membuat kita hidup terpisah dari kehendak Allah, dan dari pelayanan yang Tuhan panggil untuk kita lakukan.
Tentu kita merindukan adanya semangat dalam diri kita dan ini dapat diberikan oleh bagian dari Mazmur 60 tadi. Sebagaimana Daud mendapatkan semangan dari mazmur tadi dan juga orang-orang Israel , maka kita juga dengan pertolongan Allah, akan dapat melakukan perkara-perkara yang besar. Bahkan dengan pertolongan Tuhan kita akan dibebaskan dari serangan musuh-musuh kita secara spiritual maupun fisik dan ini harus diimani. Paulus mengatakan di Filipi 4:13 ‘Segala perkara dapat kutanggung didalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku’. Dengan bergantung sepenuhnya kepada Tuhan, dengan berjalan didalam jalan-jalanNya, dengan mempersembahkan hidup kita kepadaNya dalam ibadah dan doa, maka Allah Bapa didalam Yesus Kristus serta Roh Kudus, akan dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan. (Efesus 3:20).
Pertanyaan untuk Refleksi: Apa itu musuh-musuh yang sedang saudara hadapi sekarang? Bagaimana saudara membutuhkan pengalaman dari kuasa Allah didalam hidup saudara sekarang ini?
Doa: Kudus, Kudus, Kuduslah Engkau ya Allah yang berkuasa atau hidup kami. Engkaulah pemilik bumi dan alam raya. Tentu ya Tuhan, Engkau adalah Allah yang penuh kuasa. Dengan pertolonganMu Tuhan, kami dapat melakukan perkara yang besar. Kami tahu juga bahwa Engkau dapat mengalahkan musuh kami, musuh-musuh yang bersifat kelihatan maupun yang tidak kelihatan dan yang coba untuk menjauhkan kami dari kesetiaan kami kepadaMU. Berlakulah kiranya KuasaMu atas hidup kami, kalahkanlah musuh-musuh kami, supaya kami dapat melakukan panggilanMu bagi jemaat kami dan keluarga kami masing-masing. Beri kami energi oleh kuasa Roh KudusMu supaya kami dapat melakukan perkara besar. Jadikan kami selalu setia kepadaMu. Terpujilah Engkau ya Tuhan yang berkuasa atas hidup kami dan yang memberi kami kuasa dan kekuatan. Amin.