close
Dear brothers and sisters in Christ:

I personally thank you for visiting our website.
Our church is a place where we believe in Jesus Christ as our savior, to gather and care each others as brothers and sisters in His name.

Our church is a multicultural and multigeneration church. We come to Southern California from different ethnics in Indonesia and US and different ages. If you visit us, you are going to experience a safe and friendly atmosphere, where at the same time you can grow spritually.

Please come back often to check this website as you will be updated with more information about our Church and if you happen to be around the San Bernardino area, don't hesitate to visit us for the Sunday service or the home fellowship.
Rev. Adri Laatung
Pastor
Pastor Words

Berdoa Bersama Alkitab (2)

Print

Mazmur 22:28 segala ujung bumi akan mengingatnya dan berbalik kepada Tuhan; dan segala kaum dari bangsa-bangsa akan sujud menyembah dihadapanNya.  (The whole earth will acknowledge the LORD and return to him.
All the families of the nations will bow down before Him).

Anak-anak kecil yang dibawah orang tua mereka ke gereja biasanya diberi suatu tempat yang khusus (crying room). Anak-anak tidak ‘diperbolehkan’ atau dapat dikatakan tidak ‘diijinkan’ untuk berada didalam sanctuary atau ruang ibadah. Ini sangat umum berlaku digereja-gereja Amerika dimasa lalu dan masih juga berlangsung sampai sekarang ini.  Namun sekarang ini, kelihatannya ada keyakinan bagi banyak orang terutama generasi baru  bahwa anak-anak perlu beribadah bersama orang tua mereka didalam ruang ibadah atau sanctuary. Banyak gereja baru yang mempersilahkan orangtua dan anak-anak duduk bersama dalam ruang ibadah sementara masih banyak juga gereja yang mengirim anak-anak ke ruangan atau kelas selama ibadah berlangsung. Pendekatan bisa berbeda, tapi kebanyakan gereja sekarang lebih commited  dengan ibadah keluarga.

Di Mazmur 22:28  kita melihat dan membaca bahwa semua kaum, yang dalam bahasa inggris dipakai kata families, kaum diseluruh dunia akan beribadah kepada Tuhan. Kata Ibraninya adalah mishpacha, kata ini tidak saja menunjuk kepada satu keuarga yang terdiri dari ayah, ibu, anak-anak tapi juga seluruh kaum atau suku atau clans atau a larger collection of relative. Penggunaan kata ini dalam Mazmur 22 melukiskan tentang orang-orang dari seluruh bangsa berkumpul didalam keluarga mereka untuk menyembah Allah yang  Esa.

Dimasa sekarang dimana banyak kebudayaan dan kebiasaan yang telah mulai mengikis atau mengancam atau melemahkan keberadaan keluarga, maka kita diajak oleh Mazmur 22 ini untuk mencari jalan demi mensuport ibadah bersama keluarga ini. Tidak ada yang dapat menolong anak-anak kita bertumbuh dalam iman selain mereka dapat melihat orang tua mereka sendiri beribadah bersama-sama dengan mereka dalam satu ibadah keluarga atau bersama-sama pergi kegereja dalam satu keluarga didalam ruang ibadah yang sama, memuji dan menyembah Allah yang Esa itu. Tapi lebih dari pada itu ibadah keluarga ini bisa juga berarti berdosa bersama dirumah sebelum makan, melayani bersama dalam mission trip,   dan banyak lagi yang dapat di pikirkan untuk mempraktekkan penyembahan kita kepada Allah yang Esa itu. Beberapa diantara pemuda kita bahkan melakukan perjalanan pencarian kepada mereka yang homeless, dan kalau mereka bertemu satu orang homeless dijalanan mereka bertanya ‘are you hunggry’ sambil mereka memberi makanan yang sudah dibeli terlebih dahulu. Dan anehnya ini bukan datang dari ide orangtua tapi adalah ide mereka sendiri. Sungguh inilah yang dapat kita sebut sebagai suatu penyembahan dan suatu ibadah kepada Tuhan yang Esa itu. Kita harus ingat bahwa kita ini adalah keluarga Allah secara bersama-sama. Mereka yang tidak punya saudara biologis ditanah perantauan ini dapat menemukan rumah mereka diantara saudara dan saudari  didalam Kristus. Dalam cara ini kita semua dapat datang menyembah kepada Tuhan dan menyerahkan hidup kita untuk melayani Tuhan.

Pertanyaan untuk refleksi: Pengalaman apa yang pernah saudara miliki dalam hubungan dengan ibadah keluarga? Bagaimana gereja saudara memberi semangat bagi saudara mengenai ibadah keluarga? Atau tidak?  Bagaimana saudara bisa mengimplementasikan Mazmur 22:28 ini untuk ibadah keluarga?

Doa: Bapa disorga, terima kasih karena Engkau mengnugrahkan keluarga bagi kami. Hari ini kami bersyukur untuk kelurga kami masing-masing, untuk orang tua, kakak, adik, oma, opa, tante, om, paman, aunty, istri, suami, anak-anak. Terima kasih jug ya Tuhan untuk Tubuh Kristus, jemaat, yang adalah perpanjangan dari keluarga didalam iman, betapa kami bersyukur ketika menyadari bahwa kami ada dalam suatu rumah yang bernama keluarga Allah, terlebih ketiak kami mungkin terpisah dari keluarga kami yang natural. Terima kasih Tuhan atas saudara dan saudari didalam Kristus yang Engkau karuniakan bagi kami semua dalam jemaat ini. tolong kami untuk dapat menyambut semua keluarga didalam kehidupan ibadah kami, dapat menolong semua keluarga lebih meningkatkan kualitas iman mereka dan kualitan keluarga mereka. Biarlah kiranya para orangtua dapat belajar bahwa tidak saja mereka harus focus menjadi murid Kristus tapi juga bagaimana murid Kristus itu mempraktekkan kemuritan mereka bagi anak-anak mereka. Bapa yang pemurah biarlah gereja ini menjadi gereja yang mengasihi keluarga, suatu tempat yang penuh kemurahan dan selamat.  Amin.

Lirik Lagu Rohani

Articles

Berdoa Bersama Alkitab (2)

Mazmur 22:28 segala ujung bumi akan mengingatnya dan berbalik kepada Tuhan; dan segala kaum dari bangsa-bangsa akan sujud menyembah dihadapanNya.  (The whole earth will acknowledge the LORD and retur [ ... ]


Berdoa Bersama Alkitab (1)

Mazmur 62:6-7 ‘Hanya pada Allah saja kiranya aku tenang, sebab dari padaNyalah harapanku. Hanya Dialah gunung batuku dan keselamatanku; gunung batu kekuatanku, tempat perlindunganku ialah Allah’.
 [ ... ]


Other Articles